- 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Diwisuda, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kerja Nyata
- Bupati Temui Driver Angkutan Batu Bara dan Masyarakat, Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama
- BREAKING NEWS: Warga dan Driver Angkutan Batu Bara Berorasi di Kantor Bupati Barito Utara, Tunggu Pertemuan dengan Shalahuddin
- Bukan Sekadar Gedung Sekolah, Shalahuddin Ingin Anak Barito Utara Bisa Belajar Tanpa Terbebani Biaya
- Buka GPTD 2026, Ketua Kwarcab Pramuka Barito Utara Dorong Penegak dan Pandega Jadi Generasi Tangguh dan Inovatif
- LT-III Pramuka Barito Utara Berakhir, Regu Terbaik Bersiap Hadapi Tantangan LT-IV
- BKPSDM Barito Utara Perkuat Pemahaman PPPK melalui Sosialisasi Orientasi 2026
- Sertifikat Orientasi Jadi Bahan Pertimbangan Evaluasi Perpanjangan Kontrak PPPK Barito Utara
- Di Balik Gemerlap Malam Muara Teweh Operasi Sarang Narkoba Dilakukan
- Minggu Kasih di Gereja Anugrah, Polres Barito Utara Hadir Merawat Kerukunan dan Rasa Aman
85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Diwisuda, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kerja Nyata

Baritonews.co - Muara Teweh – Gelar akademik bukan sekadar kebanggaan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk mengabdikan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat. Pesan itulah yang disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, kepada 85 wisudawan dan wisudawati Politeknik Muara Teweh pada prosesi Wisuda XII Program Ahli Madya (D-III) Tahun 2026.
Dalam rapat terbuka Politeknik Muara Teweh yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (21/10/2026), Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta semangat untuk terus belajar dalam meraih cita-cita.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, serta para orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjalanan pendidikan hingga mencapai tahap ini,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Temui Driver Angkutan Batu Bara dan Masyarakat, Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama0
- BREAKING NEWS: Warga dan Driver Angkutan Batu Bara Berorasi di Kantor Bupati Barito Utara, Tunggu Pertemuan dengan Shalahuddin0
- Bukan Sekadar Gedung Sekolah, Shalahuddin Ingin Anak Barito Utara Bisa Belajar Tanpa Terbebani Biaya0
- Buka GPTD 2026, Ketua Kwarcab Pramuka Barito Utara Dorong Penegak dan Pandega Jadi Generasi Tangguh dan Inovatif0
- LT-III Pramuka Barito Utara Berakhir, Regu Terbaik Bersiap Hadapi Tantangan LT-IV0
Menurut Shalahuddin, wisuda bukan sekadar seremoni akademik atau penanda berakhirnya masa perkuliahan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, mengembangkan potensi diri, dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Ia mengingatkan, tantangan setelah menyelesaikan pendidikan tidaklah ringan. Para lulusan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, menjunjung tinggi etika, serta memiliki tanggung jawab dalam setiap langkah yang diambil, baik ketika memasuki dunia kerja, membangun usaha, maupun mengabdikan diri kepada masyarakat.
Shalahuddin berharap, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Politeknik Muara Teweh dapat menjadi bekal untuk menghasilkan karya nyata dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Bawalah ilmu dengan kerendahan hati, keterampilan dengan rasa tanggung jawab, serta cita-cita dengan kerja keras. Ingatlah, gelar akademik bukan hanya sekadar kebanggaan, tetapi pengabdian, integritas, dan kerja nyata adalah hal yang menentukan nilai saudara di tengah masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menilai keberhasilan 85 lulusan tersebut merupakan pencapaian yang patut disyukuri dan dibanggakan, bukan hanya oleh wisudawan dan wisudawati, tetapi juga oleh orang tua, keluarga, almamater, para dosen, serta masyarakat Kabupaten Barito Utara.
Ia optimistis, dengan semangat, kerja keras, dan komitmen bersama, lulusan Politeknik Muara Teweh dapat mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, para lulusan diharapkan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik.
Peningkatan kompetensi dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi hal penting agar mereka mampu menghadapi persaingan serta memanfaatkan peluang yang tersedia.
Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas merupakan salah satu modal penting dalam mendorong kemajuan daerah. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki generasi muda perlu diarahkan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita bergandengan tangan, menyatukan tekad dan bekerja sama untuk memanfaatkan potensi daerah secara optimal demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan,” ajaknya.
Bupati berharap, momentum wisuda ini menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Barito Utara menuju daerah yang semakin maju, sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Direktur Politeknik Muara Teweh beserta jajaran pimpinan, serta para wisudawan, wisudawati, dan undangan lainnya.
Bagi 85 lulusan yang diwisuda, hari itu menjadi penanda berakhirnya satu tahap pendidikan sekaligus dimulainya perjalanan baru. Bekal akademik yang telah diperoleh kini diharapkan dapat diwujudkan dalam tindakan, karya, dan pengabdian yang memberi manfaat bagi masyarakat.
(Redaksi)
.png)









