- Minggu Kasih di Gereja Anugrah, Polres Barito Utara Hadir Merawat Kerukunan dan Rasa Aman
- Sempat Terjun ke Sungai Barito, Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi dengan Sabu 10,19 Gram
- Momen Safari Jumat Di Montallat, Shalahuddin - Felix Dorong Pembangunan Sekaligus Perkuat Hubungan Antara Pemerintah dan Masyarakat
- Awasi Pengaspalan Jalan Panglima Batur, Bupati Minta Pekerjaan Sesuai Standar Teknis
- Perda Penutupan Merong Hingga Sarang Burung Walet, H. Tajeri Gas Pooll Minta Penegakan Aturan Konsisten
- Hj Henny Rosgiati Imbau Warga Lahei Tidak Mudah Terprovokasi dan Utamakan Dialog
- Hj Henny Rosgiati Siap Turun Langsung Cek Jalan Hauling di Lahei
- Permasalahan Jalan Hauling Simpang Kara Mendapat Perhatian Khusus Waket II DPRD Barut
- Lomba Cipta Menu B2SA Barito Utara Dorong Inovasi Pangan Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan
- DPRD Barito Utara Tampung Aspirasi Warga Terkait Jalan Hauling, RDP Lanjutan Segera Dijadwalkan
Minggu Kasih di Gereja Anugrah, Polres Barito Utara Hadir Merawat Kerukunan dan Rasa Aman

Baritonews.co - Muara Teweh – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui patroli maupun penegakan hukum. Ada cara lain yang tidak kalah penting, yakni membangun kedekatan serta membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung suara masyarakat.
Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Minggu Kasih yang dilaksanakan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara di Gereja Anugrah, Muara Teweh, Minggu (18/10/2026) pagi.
Baca Lainnya :
- Sempat Terjun ke Sungai Barito, Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi dengan Sabu 10,19 Gram0
- Momen Safari Jumat Di Montallat, Shalahuddin - Felix Dorong Pembangunan Sekaligus Perkuat Hubungan Antara Pemerintah dan Masyarakat0
- Awasi Pengaspalan Jalan Panglima Batur, Bupati Minta Pekerjaan Sesuai Standar Teknis0
- Perda Penutupan Merong Hingga Sarang Burung Walet, H. Tajeri Gas Pooll Minta Penegakan Aturan Konsisten0
- Hj Henny Rosgiati Imbau Warga Lahei Tidak Mudah Terprovokasi dan Utamakan Dialog0
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam pertemuan antara personel kepolisian, pengurus gereja, dan jemaat. Kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar kunjungan, karena membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi langsung dengan kapolres beserta jajarannya.

Melalui pendekatan yang humanis, Polres Barito Utara berupaya menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga menjadi mitra yang siap mendengar, melayani, dan memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam, komunikasi menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga keharmonisan. Dan ketika masyarakat memiliki ruang untuk menjalin silaturahmi dan kedekatan, maka
hubungan dengan aparat keamanan pun dapat terjalin lebih terbuka.
Hal tersebut menjadi salah satu tujuan pelaksanaan program Minggu Kasih. Melalui dialog bersama pengurus dan jemaat Gereja Anugrah, kepolisian membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi keamanan di lingkungan sekitar.
Pendekatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Kapolres Barito Utara, AKBP Irnanda Oktora, S.I.K., M.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa Minggu Kasih merupakan wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.
"Kegiatan Minggu Kasih ini merupakan upaya nyata Polres Barito Utara untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya jemaat Gereja Anugrah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan ibadah dapat berjalan dengan aman, tenang, dan khidmat. Selain itu, kami juga siap menampung setiap saran maupun masukan dari jemaat demi menciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Barito Utara yang tetap kondusif," ujar Iptu Novendra W.P.
Kerukunan Tumbuh dari Kebersamaan
Lebih dari persoalan keamanan, pertemuan tersebut juga membawa pesan penting tentang arti kebersamaan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Kehidupan yang damai tidak hanya bergantung pada peran aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Kehadiran polisi di tengah jemaat diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa keamanan merupakan kepentingan bersama yang harus dijaga tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Polres Barito Utara berharap komunikasi dan sinergi dengan jemaat Gereja Anugrah serta masyarakat luas semakin kuat.
Upaya menjaga kamtibmas pun diharapkan tidak hanya bertumpu pada tindakan kepolisian, tetapi juga tumbuh dari kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing.
Melalui program Minggu Kasih, Polres Barito Utara terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga Kabupaten Barito Utara tetap aman serta damai.
(Redaksi)
.
.png)









