- Lomba Cipta Menu B2SA Barito Utara Dorong Inovasi Pangan Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan
- DPRD Barito Utara Tampung Aspirasi Warga Terkait Jalan Hauling, RDP Lanjutan Segera Dijadwalkan
- Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 2026
- DPC AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat HUT ke-59 Kadiskominfosandi Barut
- DPD LSM KPK RI Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Tidak Ada Tawar-Menawar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Tiga Jembatan Harus Rampung 2029
- Kejutan, Pasar Murah Berubah Menjadi Pasar Gratis, Warga Lahei Senang
- Bupati Tekankan Komunikasi Intensif, Masyarakat Harus Tahu Tahapan dan Jadwal Pembangunan
- Bagian Dari Penataan Kawasan Perkotaan, Pemkab Barut Adakan Pelebaran Jalan
- Perusda Batara Membangun Siapkan Solusi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis
Lomba Cipta Menu B2SA Barito Utara Dorong Inovasi Pangan Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Baritonews.co - Muara Teweh - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, membuka kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026, Kamis (15/10/2026), di Gedung Balai Antang, Muara Teweh.
Kegiatan yang dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita Persatuan Kabupaten Barito Utara, Ketua Dharma Wanita, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Muara Teweh, serta perwakilan organisasi wanita lainnya,
Baca Lainnya :
- DPRD Barito Utara Tampung Aspirasi Warga Terkait Jalan Hauling, RDP Lanjutan Segera Dijadwalkan0
- Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 20260
- DPC AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat HUT ke-59 Kadiskominfosandi Barut0
- DPD LSM KPK RI Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia dan Penyandang Disabilitas0
- Tidak Ada Tawar-Menawar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Tiga Jembatan Harus Rampung 2029 0
merupakan rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46 dan diikuti Tim Penggerak PKK dari sembilan kecamatan serta organisasi wanita di Kabupaten Barito Utara.
Dalam sambutannya, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menegaskan bahwa Lomba Cipta Menu B2SA tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan.
Sebab pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, upaya memperkuat ketahanan pangan perlu didukung melalui kebiasaan mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
“Melalui kegiatan ini, kita berupaya memotivasi masyarakat bahwa di Kabupaten Barito Utara memiliki banyak sumber karbohidrat nonberas serta sumber daya lokal lainnya yang sangat potensial,” ujar Hj Maya.
Dia juga menjelaskan, potensi pangan lokal yang berasal dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan dapat diolah menjadi beragam menu yang tidak hanya lezat dan menarik, tetapi juga memiliki nilai gizi tinggi serta nilai ekonomi.
Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong diversifikasi pangan, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis bahan pangan, khususnya beras.
Hal tersebut sejalan dengan tema Lomba Cipta Menu B2SA Tahun 2026, yakni “Kreasi Pangan Lokal B2SA, Kuatkan Ketahanan Pangan, Wujudkan Generasi Emas 2045.”
Pangan lokal bukan sekadar makanan tradisional, melainkan kekayaan daerah yang dapat dikembangkan menjadi sumber pangan sehat, aman dikonsumsi, dan bernilai ekonomi.
“Melalui kreativitas dalam mengolah pangan lokal dan penerapan pola makan yang baik, kita dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045,” katanya.
Ia berharap menu-menu yang ditampilkan para peserta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang inovatif dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendorong kreativitas, kegiatan tersebut juga diharapkan membuka peluang pengembangan pangan lokal sebagai produk yang memiliki nilai tambah dan dapat mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi pangan semakin meningkat, sehingga potensi pangan lokal dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan masyarakat Barito Utara yang sehat, aktif, produktif, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat.
(Redaksi)
.png)









