- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNP Kalteng Gandeng Kesbangpol Gelar Kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba 2026
- Bupati Tegaskan Tak Ada Alasan Pekerjaan Terhambat Saat Tinjau Jembatan Lemo
- Pemdes Lemo II Salurkan Bantuan Pangan Tahap II, 198 Keluarga Terima 30 Kg Beras
- Tak Hanya Periksa Masyarakat, Polres Barut Tes Urine Personel Secara Mendadak
- Defisit RAPBD Barito Utara Rp1,197 Triliun, PKB Minta Pemda Buka Pos Penyebabnya
- PKB Minta Setiap Program dalam APBD 2027 Punya Ukuran Kinerja yang Jelas
- PKB Tekankan Tanggung Jawab Perusahaan Tambang di Barito Utara
- PKB Dorong Pemerataan Infrastruktur hingga Wilayah Pedalaman Barito Utara
- PKB Minta Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
- PKB Soroti Ketergantungan Pendapatan Barito Utara pada Dana Transfer
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNP Kalteng Gandeng Kesbangpol Gelar Kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba 2026

Baritonews.co -Muara Teweh - Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah menggelar Kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba dalam rangka Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Sumber daya Pembangunan Desa Tahun 2026.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala BNNP Kalteng, Brigadir Jenderal Polisi Mada Roostanto, S.E., M.H. di ikuti 40 unsur perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, kepemudaan, instansi pemerintah, serta elemen masyarakat lainnya. Dilaksanakan di aula DLH Muara Teweh, Kamis (01/10/2026)
Baca Lainnya :
- Bupati Tegaskan Tak Ada Alasan Pekerjaan Terhambat Saat Tinjau Jembatan Lemo0
- Pemdes Lemo II Salurkan Bantuan Pangan Tahap II, 198 Keluarga Terima 30 Kg Beras0
- Tak Hanya Periksa Masyarakat, Polres Barut Tes Urine Personel Secara Mendadak0
- Defisit RAPBD Barito Utara Rp1,197 Triliun, PKB Minta Pemda Buka Pos Penyebabnya0
- PKB Minta Setiap Program dalam APBD 2027 Punya Ukuran Kinerja yang Jelas0
Peserta yang diundang meliputi 40 unsur perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, kepemudaan, instansi pemerintah, serta elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Utara, di antaranya: Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), DPD KNPI, MPC Pemuda Pancasila, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, Perwakilan Mahasiswa dan Pelajar, Unsur TNI/Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), Badan Kesbangpol, Organisasi Keagamaan Perempuan (Aisyiyah, Muslimat NU, KPPER GKE, KPB GKE)
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Program Kerja BNNP Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Dalam sesi pemaparan materi asistensi, para peserta dibekali pengetahuan mengenai peran strategis Relawan Anti Narkoba serta teknik penyampaian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang efektif bagi masyarakat di tingkat desa/kelurahan.
Melalui kegiatan ini, BNNP Kalimantan Tengah mendorong sinergitas antara elemen masyarakat, aparat keamanan setempat, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama membentungi wilayah perdesaan dari ancaman dan peredaran gelap narkoba.
Kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba ini diharapkan seluruh peserta yang hadir dapat menjadi agen perubahan (agent of change) serta perpanjangan tangan BNN dalam menyebarluaskan edukasi bahaya narkoba demi mewujudkan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Barito Utara.
(Ant)
.png)









