- Defisit RAPBD Barito Utara Rp1,197 Triliun, PKB Minta Pemda Buka Pos Penyebabnya
- PKB Minta Setiap Program dalam APBD 2027 Punya Ukuran Kinerja yang Jelas
- PKB Tekankan Tanggung Jawab Perusahaan Tambang di Barito Utara
- PKB Dorong Pemerataan Infrastruktur hingga Wilayah Pedalaman Barito Utara
- PKB Minta Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
- PKB Soroti Ketergantungan Pendapatan Barito Utara pada Dana Transfer
- Wabup Felix Sampaikan Pengantar Raperda APBD Barito Utara 2027
- Kadinkes Barut Ingatkan Petugas Puskesmas Bangun Kepercayaan Lewat Pelayanan Berempati
- Pastikan Kebutuhan Personel Terpenuhi, Kapolres Cek Dapur Umum Karhutla
- Terdampak Kemarau, Pertamina dan PT MBSM Salurkan Air Bersih bagi Warga Muara Teweh
PKB Minta Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Baritonews.co - Muara Teweh – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara meminta belanja daerah dalam RAPBD 2027 diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dalam Pemandangan Umum Fraksi PKB terhadap Raperda APBD 2027, juru bicara Suhendra menekankan pentingnya memastikan alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Untuk sektor pendidikan, PKB meminta alokasi anggaran 20 persen benar-benar diarahkan untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah, kualitas guru serta akses pendidikan, khususnya di wilayah desa dan daerah terpencil.
Baca Lainnya :
- PKB Soroti Ketergantungan Pendapatan Barito Utara pada Dana Transfer0
- Wabup Felix Sampaikan Pengantar Raperda APBD Barito Utara 20270
- Kadinkes Barut Ingatkan Petugas Puskesmas Bangun Kepercayaan Lewat Pelayanan Berempati0
- Pastikan Kebutuhan Personel Terpenuhi, Kapolres Cek Dapur Umum Karhutla0
- Terdampak Kemarau, Pertamina dan PT MBSM Salurkan Air Bersih bagi Warga Muara Teweh0
Perhatian juga diminta diberikan kepada lembaga pendidikan nonformal dan swasta, termasuk pondok pesantren, madrasah diniyah, TK Al-Qur'an dan Sekolah Minggu.
Menurut Fraksi PKB, pemerataan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah formal, tetapi juga membutuhkan dukungan terhadap lembaga pendidikan yang selama ini ikut memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Sementara di sektor kesehatan, PKB mendorong penguatan pelayanan Puskesmas, Pustu hingga peningkatan kualitas RSUD.
Pengadaan obat-obatan dan alat kesehatan juga diminta dilakukan secara transparan serta menghindari konflik kepentingan.
Fraksi menilai belanja daerah sebesar sekitar Rp3,063 triliun harus diarahkan pada program yang memiliki manfaat nyata dan dapat dirasakan masyarakat.
Catatan tersebut akan menjadi bagian dari pembahasan lanjutan RAPBD 2027 bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
(Ant)
.png)









