- Bupati Minta Jalan Koyem Ujung Segera Diperbaiki dan Diperlebar
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII
- PENAS XVII Jadi Ajang Strategis Barito Utara Tingkatkan Kapasitas dan Kemitraan Pertanian
- Sidak ke RSUD Muara Teweh, Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Pelayanan Tenaga Medis
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Raihan WTP ke-11 Pemkab Barito Utara
- Sebelas Kali,Barito Utara Kembali Raih Opini WTP Dari BPK
Bupati Minta Jalan Koyem Ujung Segera Diperbaiki dan Diperlebar

Baritonews.co - Muara Teweh – Kondisi ruas Jalan Koyem Ujung menuju Jembatan KH Hasan Basri menjadi salah satu perhatian Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat melakukan peninjauan sejumlah lokasi pembangunan di Kota Muara Teweh, Selasa (23/06/2026).
Dalam perjalanan menuju lokasi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jingah, rombongan Bupati sempat berhenti untuk mengecek kondisi badan jalan di kawasan jalan Koyem Ujung yang mengalami penurunan tanah.
Baca Lainnya :
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah0
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit0
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari0
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga0
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII0
Pada salah satu sisi jalan, tanah yang berada di tepi badan jalan diketahui telah retak dan agak menurun dengan panjang sekitar tiga meter.
Meski lokasi tersebut telah dipasangi tanda peringatan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), namun kondisi jalan dinilai tetap berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda empat dan kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Selain mengancam keselamatan, sempitnya ruas jalan di titik tersebut juga kerap menyebabkan kemacetan. Kondisi ini sering terjadi ketika dua kendaraan berukuran besar berpapasan atau berselisih saat melintas menuju maupun dari arah Jembatan KH Hasan Basri.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Shalahuddin langsung meminta instansi terkait untuk segera melakukan langkah perbaikan guna mencegah kerusakan yang lebih parah sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
“Segera lakukan perbaikan dan carikan solusi untuk pelebaran jalan agar lalu lintas lebih aman dan lancar,” tegas Bupati kepada jajaran teknis yang turut mendampingi peninjauan.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga berencana melakukan pelebaran ruas jalan pada kawasan tersebut.
Untuk saat ini pelaksanaan pelebaran jalan masih berfokus pada dua titik yang memerlukan penanganan lebih lanjut, yakni di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati dan kawasan RSUD Muara Teweh.
Dengan adanya perbaikan dan pelebaran jalan nantinya, diharapkan akses menuju Jembatan KH Hasan Basri maupun kawasan strategis lainnya di Kota Muara Teweh dapat menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung kelancaran arus transportasi masyarakat.
(Ant)
.png)

.jpg)

.jpg)





