- Minggu Kasih di Gereja Anugrah, Polres Barito Utara Hadir Merawat Kerukunan dan Rasa Aman
- Sempat Terjun ke Sungai Barito, Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi dengan Sabu 10,19 Gram
- Momen Safari Jumat Di Montallat, Shalahuddin - Felix Dorong Pembangunan Sekaligus Perkuat Hubungan Antara Pemerintah dan Masyarakat
- Awasi Pengaspalan Jalan Panglima Batur, Bupati Minta Pekerjaan Sesuai Standar Teknis
- Perda Penutupan Merong Hingga Sarang Burung Walet, H. Tajeri Gas Pooll Minta Penegakan Aturan Konsisten
- Hj Henny Rosgiati Imbau Warga Lahei Tidak Mudah Terprovokasi dan Utamakan Dialog
- Hj Henny Rosgiati Siap Turun Langsung Cek Jalan Hauling di Lahei
- Permasalahan Jalan Hauling Simpang Kara Mendapat Perhatian Khusus Waket II DPRD Barut
- Lomba Cipta Menu B2SA Barito Utara Dorong Inovasi Pangan Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan
- DPRD Barito Utara Tampung Aspirasi Warga Terkait Jalan Hauling, RDP Lanjutan Segera Dijadwalkan
Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat, DWP Barito Utara Bagikan Masker

Baritonews.co- Muara Teweh – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah Muara Teweh di tengah kemarau panjang membuat masyarakat harus lebih waspada terhadap dampaknya bagi kesehatan.
Melihat kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Barito Utara turun langsung membagikan masker kepada masyarakat, Selasa (01/09/2026).
Baca Lainnya :

Pembagian masker ini menjadi bentuk kepedulian DWP terhadap warga yang sehari-hari tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat.
Ketua DWP Kabupaten Barito Utara, Ny Marsiana Muhlis, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah sederhana untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap dan debu yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
“Kami membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian DWP terhadap kondisi yang sedang kita hadapi bersama. Mudah-mudahan masker ini bisa membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Marsiana.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan warga yang memiliki gangguan pernapasan, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.

“Kalau tidak ada keperluan yang mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah. Dan bagi yang harus beraktivitas di luar, jangan lupa menggunakan masker,” pesannya.
Marsiana juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu meluasnya karhutla.
“Penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas. Masyarakat juga memiliki peran penting. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas,” katanya.
Pembagian masker tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap saat ini, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta kewaspadaan terhadap ancaman karhutla selama musim kemarau.

(Ant)
.png)










