- Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat, DWP Barito Utara Bagikan Masker
- Empat Hari Tersesat, Tiga Pekerja Jalan Ditemukan Selamat di Tepian Sungai Barito
- Polres Barut Gandeng Serdik Sespimma Polri, Edukasi Karhutla hingga Layanan Kesehatan Digencarkan
- Fun Motocross 2026 Jadi Ajang Latihan Jaring Crosser Muda Barito Utara, Bidik Porprov 2027
- Bupati Shalahuddin Turun Langsung, Pegang Selang Padamkan Karhutla di Desa Trahean
- Peringati Maulid Nabi di Langgar Baitul Amal, Guru Tungkal Ajak Selalu Bersyukur Atas Nikmat Allah SWT
- Majelis Taklim Al Muthmainnah Peringati Maulid Nabi, KH Rusmadi Darsani Ajak Jamaah Teladani Rasulullah
- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat, DWP Barito Utara Bagikan Masker

Baritonews.co- Muara Teweh – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah Muara Teweh di tengah kemarau panjang membuat masyarakat harus lebih waspada terhadap dampaknya bagi kesehatan.
Melihat kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Barito Utara turun langsung membagikan masker kepada masyarakat, Selasa (01/09/2026).
Baca Lainnya :

Pembagian masker ini menjadi bentuk kepedulian DWP terhadap warga yang sehari-hari tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat.
Ketua DWP Kabupaten Barito Utara, Ny Marsiana Muhlis, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah sederhana untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap dan debu yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
“Kami membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian DWP terhadap kondisi yang sedang kita hadapi bersama. Mudah-mudahan masker ini bisa membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Marsiana.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan warga yang memiliki gangguan pernapasan, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.

“Kalau tidak ada keperluan yang mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah. Dan bagi yang harus beraktivitas di luar, jangan lupa menggunakan masker,” pesannya.
Marsiana juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu meluasnya karhutla.
“Penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas. Masyarakat juga memiliki peran penting. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas,” katanya.
Pembagian masker tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap saat ini, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta kewaspadaan terhadap ancaman karhutla selama musim kemarau.

(Ant)
.png)









