TP PKK Barito Utara Gandeng Densus 88 Edukasi Generasi Muda

By Redaksi 27 Mar 2026, 17:40:46 WIB Barito Kita
TP PKK Barito Utara Gandeng Densus 88 Edukasi Generasi Muda

Baritonews.co - Muara Teweh – Upaya membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal terus diperkuat. TP PKK Kabupaten Barito Utara berkolaborasi dengan Densus 88 AT Polri menggelar sosialisasi pencegahan radikalisme yang menyasar anak dan remaja, bertempat di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Selasa (25/02/2026).
   
Kegiatan ini diikuti para pelajar tingkat SLTA dari berbagai sekolah di Barito Utara serta melibatkan Duta GenRe sebagai bagian dari agen perubahan di kalangan remaja.
   
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Densus 88 AT Polri, Iptu Ganjar Satriono, S.Sos, yang menjabat sebagai Panit Satgas Wilayah Kalimantan Tengah, menyampaikan pemaparan mendalam terkait bahaya radikalisme. Ia mengungkapkan bahwa anak dan remaja menjadi kelompok yang rentan terpapar, terutama melalui media sosial dan lingkungan pergaulan yang kurang terkontrol.
   
“Penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh. Edukasi sejak dini menjadi langkah utama dalam menangkal penyebaran paham radikal,” jelasnya di hadapan peserta.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Ny. Hj. Maya Savitri Shalahuddin, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ketua GOW Barito Utara, Mira Apriyantinada Felix Y. Tingan, menegaskan komitmen pihaknya dalam membina generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.
   
Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam membentuk pola pikir anak. “Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dan remaja mampu memahami nilai-nilai toleransi serta memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif, termasuk radikalisme,” ujarnya.
   
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi digital sebagai salah satu kunci menghadapi arus informasi yang tidak terbendung di era modern saat ini.
   
TP PKK Barito Utara turut mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah hingga aparat terkait, untuk bersama-sama memperkuat sinergi dalam mencegah penyebaran paham radikal. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, damai, dan menjunjung tinggi persatuan di tengah masyarakat.
(Ant)