- Syukuran Kepulangan Jemaah Haji, Bupati Shalahuddin Ajak Jaga Kemabruran Sepanjang Hayat
- Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bupati Shalahuddin Tegaskan Komitmen Wujudkan Perencanaan Anggaran Berkualitas
- Pewarta Barito Utara Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Bawa Semangat Pers untuk Kemajuan Daerah
- Pelantikan DPD dan DPK PPNI Barito Utara, Wabup Tekankan Profesionalisme Perawat
- Buka Sosialisasi Kuliah Hybrid dan By Research Pascasarjana ULM Bupati Tekankan Peningkatan Kualitas SDM
- Bupati Shalahuddin Lepas Kontingen O2SN 2026,Titip Harapan Besar untuk Atlet Pelajar Barito Utara
- Pengawasan Distribusi Pertalite Diperketat, SPBU Perusda Muara Teweh Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Perkuat Kerukunan dan Kolaborasi Pembangunan
- Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Dukung Pelebaran Jalan Melalui Konsultasi Publik
- Penutupan Batara Expo 2026,Bupati Ajak Masyarakat Terus Berinovasi untuk Kemajuan Daerah
Pemkab Barito Utara Lepas Siswa Gen 64 MAN Barut, Dorong Lanjutkan Pendidikan dan Siap Hadapi Tantangan Global

Baritonews.co - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Asisten II Setda, Yaser Arafat, menghadiri acara perpisahan siswa Gen 64 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Utara Tahun Pelajaran 2025/2026 di Balai Antang Muara Teweh, Senin (13/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Yaser Arafat menyampaikan sambutan Bupati Barito Utara H. Salahuddin yang memberikan apresiasi atas capaian para siswa yang telah menuntaskan pendidikan di tingkat madrasah aliyah.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam membimbing dan mendidik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, para lulusan memiliki peran penting sebagai generasi penerus dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Barito Utara.
Menurutnya, perjalanan selama menempuh pendidikan bukanlah hal yang mudah. Waktu lebih dari tiga tahun yang dilalui para siswa menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan pengetahuan.
“Semua proses itu adalah bekal penting untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan. Para siswa diminta untuk terus mengembangkan diri, menjaga integritas, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, generasi muda juga dituntut untuk mampu beradaptasi dan memiliki nilai-nilai positif seperti kejujuran, tanggung jawab, serta akhlak yang baik.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” pungkasnya.
(Ant)
.png)



.jpg)






