- Perusda Batara Membangun Dorong Ketersediaan Pupuk, LPG dan BBM di Teweh Selatan
- Tim Gabungan Berjibaku Atasi Karhutla, Bupati Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Bupati Shalahuddin Jelaskan Penurunan Transfer Pusat dan Kenaikan Belanja Daerah
- Shalahuddin Tegaskan, Mencegah Karhutla Lebih Baik daripada Memadamkan
- Kabut Asap Kepung Ruang Rapat, Wabup Felix, Kita Tidak dalam Kondisi Ideal dan Sehat
- Peduli Korban Kebakaran, Kecamatan Teweh Baru Dampingi Kunjungan TP Posyandu Barut ke Liang Buah
- Bupati Shalahuddin Dorong Sinergitas Pemkab dan DPRD dalam Pembahasan APBD-P 2026
- Penyelesaian Batas Mea - Tongka, Shalahuddin Kedepankan Prinsip, Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah
- AKBP Singgih Tinggalkan Barito Utara, Bupati Shalahuddin Terima Kasih atas Pengabdian dan Sinerginya
- RAPI 06 Barito Utara Dipercaya Jadi Tuan Rumah Musda V, Siapkan Agenda Besar November 2026
Perusda Batara Membangun Dorong Ketersediaan Pupuk, LPG dan BBM di Teweh Selatan

Baritonews.co - Muara Teweh - Sosialisasi penyediaan bahan pupuk dan bahan pertanian oleh Perusda Batara Membangun, untuk BUMdes, Koperasi dan kelompok tani plasma kecamatan Teweh Selatan.
Kegiatan dengan mengusung tema "Bersama membangun pertanian maju dan mandiri di Barito Utara" dibuka secara langsung oleh Direktur Utama Perusda Batara Membangun, H. Gogo Purman Jaya, S.Sos.
Serta dihadiri Kepala Desa Pandran Permai, Alexius Toan selaku tuan rumah, Kepala Desa Bukit Sawit, Paning Ragen, Kepala Desa Tawan Jaya dan perwakilan Kepala Desa Pandran, juga diikuti pengurus BUMDes, Koperasi Plasma dan perwakilan kelompok tani. Dilaksanakan di Balai pertemuan desa Pandran Permai, Rabu (16/09/2026)
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya H Gogo menyampaikan Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Batara Membangun mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah desa, BUMDes, koperasi plasma dan kelompok tani dalam memenuhi kebutuhan strategis masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perekonomian desa.
Menurutnya pemenuhan kebutuhan pertanian dan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pupuk, tetapi juga berbagai kebutuhan pendukung aktivitas ekonomi di desa.
Dipaparkan pula bahwa Perusda Batara Membangun siap memfasilitasi kebutuhan pasokan pupuk, baik NPK, Urea maupun pupuk organik. Selain itu, kebutuhan gas LPG dan sarana pendukung lainnya juga menjadi bagian dari pembahasan dalam upaya menunjang aktivitas usaha BUMDes, koperasi maupun para petani.
Pada kesempatan tersebut Kepala desa Pandran Permai, Alexius mengungkapkan tingginya harga pupuk, gas LPG hingga bensin masih menjadi keluhan warga karena dinilai cukup mahal dan membebani kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan usaha masyarakat.
Melalui forum ini dia berharap kehadiran Perusda Batara Membangun dapat membantu mencari solusi terhadap persoalan tersebut, terutama dalam hal ketersediaan pasokan dan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat desa.
"Persoalan harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat ini menjadi salah satu keluhan yang kami terima di lapangan. Kami berharap ada solusi sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pupuk, LPG maupun BBM," demikian disampaikannya dalam forum tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Bukit Sawit, Paning Ragen, mengusulkan agar Perusda Batara Membangun turut memfasilitasi pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau POM Bensin di wilayah Desa Bukit Sawit.
Menurut Paning Ragen usulan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap akses bahan bakar minyak (BBM) yang lebih mudah, khususnya bagi masyarakat desa dan pelaku usaha di wilayah sekitar.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pupuk, LPG dan BBM, tetapi juga diarahkan pada penguatan kemitraan antara Perusda Batara Membangun dengan pemerintah desa, BUMDes, koperasi serta kelompok tani.
Sinergi yang terjalin diharapkan dapat memperbaiki tata kelola dan rantai pasok kebutuhan pertanian, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat desa untuk memperoleh sarana produksi dengan lebih mudah.
Perusda Batara Membangun juga mendorong agar penguatan kerja sama tersebut dapat mendukung kemandirian petani dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Barito Utara.
Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi dan usulan dari pemerintah desa maupun kelompok masyarakat menjadi bahan pembahasan untuk ditindaklanjuti, khususnya berkaitan dengan persoalan pasokan dan harga kebutuhan dasar yang selama ini dirasakan masyarakat di wilayah pedesaan.
(Ant)
.png)









