Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 2026

By Redaksi 13 Okt 2026, 21:36:08 WIB Kesehatan
Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 2026

Baritonews.co - Muara Teweh - Bupati Barito Utara melalui wakil bupati Felix Sonadie memulai secara resmi Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.


Kegiatan yang dihadiri Kepala Perangkat Daerah  Lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Ketua TP – PKK Kabupaten, Camat se Barito Utara, dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (13/10/2026)

Baca Lainnya :


Dalam sambutannya Wabup Felix menyampaikan bahwa masalah Stunting merupakan hal yang harus mendapat perhatian serius bersama, sebab Stunting dapat berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kemampuan belajar, serta produktivitas anak pada masa mendatang.

Oleh karena itu, percepatan penurunan Stunting harus menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.


"Kita tidak boleh menganggap persoalan ini hanya sebagai tanggung jawab sektor kesehatan. 

Melainkan sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta keluarga dan masyarakat," tegas Wabup.


Wabup juga  meminta seluruh tim TPPS Kabupaten Barito Utara untuk memperkuat komitmen, meningkatkan disiplin dalam pelaksanaan tugas, dan memastikan setiap program memiliki sasaran, indikator, serta tindak lanjut yang jelas.


"Saya berharap melalui rapat ini dapat dihasilkan rumusan kesepakatan, rekomendasi, serta rencana tindak lanjut yang konkret dan terukur, sehingga seluruh hasil pembahasan tidak berhenti sebagai dokumen rapat, tetapi benar-benar dilaksanakan DAN dievaluasi bersama," harapnya.


Menurut Wabup, masa depan Kabupaten Barito Utara berada di tangan generasi yang kita persiapkan hari ini. 


"Anak-anak yang sehat dan berkualitas akan menjadi fondasi bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, daerah yang maju, dan pembangunan yang berkelanjutan," pungkasnya.

(Ant)