- Audensi ke PT BEK, Ketua DAD Barut Tegaskan Murni Silaturahmi dan Tugas Kelembagaan
- Penipuan Kedok Arisan di Barut Berakhir di Balik Jeruji
- Kesbangpol Barito Utara Imbau Masyarakat Jaga Ketertiban Jelang RDP PETI di DPRD
- Tingkatkan kompetensi Guru, IGTKI -PGRI Gelar Pertemuan Rutin
- TP-PKK Barito Utara Kenalkan Menu Sehat untuk Anak Usia Dini
- Tatap Siswa Berkebutuhan Khusus, Bunda PAUD Barito Utara Beri Semangat dan Percaya Diri
- Pemkab dan DPRD Sepakati Raperda PSU Demi Kesejahteraan Masyarakat
- Pemkab Jelaskan Alasan Tak Bisa Bangun Fasilitas di Perumahan
- Penyerahan PSU Jadi Kunci Pemda Mengelola Fasilitas Perumahan
- Ketua DAD Barito Utara Dukung Penuh Raperda Kelembagaan dan Hukum Adat, Harapkan Selaras dengan Regulasi Provinsi
Kehadiran Bunda Guru Jadi Penyemangat Guru Barito Utara untuk Terus Berinovasi

Baritonews.co- Muara Teweh -
Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 yang berlangsung di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (05/06/2026) penuh semangat dan kebersamaan.
Baca Lainnya :
- Bupati Shalahuddin, Konferensi Kerja PGRI Barito Utara Jadi Momentum Perkuat Mutu Pendidikan0
- Bupati Shalahuddin Ajak ASN Disdagrin Bekerja dengan Disiplin dan Penuh Dedikasi0
- Bupati Shalahuddin Tinjau Sejumlah Proyek Strategis,Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target0
- Apel Pagi Bersama Bupati Jadi Momentum Penguatan Kinerja Aparatur Dinas PUPR0
- Dorong Penurunan Indeks Risiko Bencana,Pemkab Barito Utara Gelar FGD0
Kehadiran Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin sebagai narasumber, didampingi Ketua GOW, Ny Mira Felix Sonadie dan ketua Dharma Wanita Kabupaten, Ny Marsiana Muhlis menjadi perhatian sekaligus penyemangat bagi para guru yang hadir.
Di hadapan para pengurus PGRI, kepala sekolah, dan guru dari berbagai wilayah di Barito Utara, Hj. Maya menyampaikan pentingnya membangun pendidikan sejak usia dini sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Melalui materi bertema “Jembatan Emas Pendidikan: Menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun melalui Implementasi SPMB 2026 dan SIP Pintar di Barito Utara”.
Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk bersama-sama memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar.
Menurutnya, program Wajib Belajar 13 Tahun, SPMB 2026, dan SIP Pintar merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan bagi seluruh anak di Barito Utara.
Ditempat yang sama Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, Maslan, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Bunda Guru dalam kegiatan tersebut.
Maslan menilai perhatian yang diberikan menjadi motivasi tersendiri bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
"Kehadiran Bunda Guru memberikan semangat dan inspirasi bagi kami untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pengabdian terbaik bagi dunia pendidikan," ungkap Maslan.
Bagi para guru yang hadir, dukungan dari pemerintah daerah dan Bunda Guru menjadi energi positif untuk terus mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan demi kemajuan Barito Utara.
(Ant)
.png)

.jpg)








