- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
RSUD Muara Teweh Tambah Dua Dokter Spesialis dan CT Scan Baru, Jawab Kebutuhan Masyarakat Barito Utara Utara

Baritonews.co - Muara Teweh – Kunjungan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara ke RSUD Muara Teweh dalam rangka anjangsana menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan pelayanan kesehatan sekaligus berbagai kebutuhan rumah sakit ke depan.
Anjangsana yang dilaksanakan Minggu (16/08/2026) tersebut dipimpin Bupati H. Shalahuddin bersama Ketua TP-PKK, Wakil Bupati Felix Sonadie bersama Ketua GOW, Sekretaris Daerah Muhlis bersama Ketua DWP Kabupaten serta jajaran kepala perangkat daerah.
Baca Lainnya :
Selain RSUD Muara Teweh, rombongan juga sebelumnya telah mengunjungi Pondok Pesantren Yasin, Yayasan Hindu Kaharingan dan Yayasan Santa Maria.
Bupati H. Shalahuddin menyampaikan, kegiatan anjangsana merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat sekaligus memberikan perhatian dan semangat kepada lembaga maupun fasilitas pelayanan publik yang memiliki peran penting bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 RI tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian, kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
"Selain PDAM, RSUD ini salah satu tempat yang paling sering kita kunjungi," ucapnya menegaskan.
Dalam kunjungan tersebut rombongan melakukan kunjungan ke beberapa ruang perawatan, mengecek kondisi pembangunan yang saat ini sedang dilakukan.
Kehadiran serta perhatian Pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari jajaran manajemen rumah sakit. Direktur Umum RSUD Muara Teweh, dr. Wahidah Asurawsti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan seluruh kepala perangkat daerah.
dr Wahidah mengatakan, RSUD Muara Teweh saat ini terus melakukan pembenahan, baik dari sisi fasilitas, sarana penunjang maupun sumber daya manusia. Hal tersebut menjadi penting seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang memanfaatkan pelayanan rumah sakit.
Penambahan tenaga medis menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diharapkan masyarakat.
Menurut Wahidah, sepanjang 2026 terjadi peningkatan signifikan terhadap kunjungan pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan. Kondisi tersebut membuat ketersediaan dokter spesialis dan tenaga medis menjadi salah satu perhatian utama rumah sakit.
Kabar baiknya, pada Agustus 2026 ini RSUD Muara Teweh telah mendapatkan tambahan dua dokter spesialis, yakni spesialis neurologi atau saraf dan spesialis kandungan. Dengan tambahan tersebut, rumah sakit kini memiliki dua dokter spesialis kandungan.
“Penambahan tenaga medis ini sangat kami harapkan, karena kebutuhan pelayanan masyarakat terus meningkat,” ujar Wahidah.
Ia menegaskan, keberadaan tenaga spesialis tidak hanya memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ke luar daerah.
Selain tenaga medis, RSUD Muara Teweh juga tengah memperkuat fasilitas penunjang pelayanan. Salah satunya dengan tersedianya alat CT Scan baru yang nantinya akan memberikan dukungan penting terhadap pelayanan diagnostik, khususnya dalam pemeriksaan pasien yang membutuhkan pencitraan medis secara lebih mendalam.
Wahidah menjelaskan, CT Scan tersebut saat ini sudah tersedia dan tinggal menunggu keluarnya izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sebelum dapat digunakan untuk pelayanan pasien.
“Alat CT Scan sudah tersedia. Saat ini kami masih menunggu izin operasional dari BAPETEN sehingga setelah izinnya terbit dapat segera difungsikan,” jelasnya.
Tidak hanya CT Scan, rumah sakit juga melakukan penyempurnaan sejumlah sistem penunjang medis, termasuk sistem laboratorium dan sistem pembacaan radiologi. Pembenahan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.
Dari sisi fasilitas fisik, RSUD Muara Teweh juga tengah melakukan pembenahan dan rehabilitasi gedung. Persiapan kepindahan sejumlah layanan dari Wing A menuju Gedung Wing B, khususnya lantai 3, 4 dan 5, ditargetkan mulai dilakukan pada tanggal 20 Agustus.
Berbagai pembenahan tersebut menjadi bagian dari langkah RSUD Muara Teweh untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengejar target peningkatan status rumah sakit dari Tipe C menjadi Tipe B dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Wahidah berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dapat terus diperkuat, terutama dalam pemenuhan tenaga medis, dokter spesialis, sarana dan prasarana serta peralatan kesehatan.
Dengan bertambahnya tenaga spesialis, tersedianya CT Scan baru, serta pembenahan fasilitas dan sistem penunjang medis, RSUD Muara Teweh diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap kepada masyarakat Barito Utara.
(Ant)
.png)


.jpg)







