Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kaharingan

By Redaksi 10 Agu 2026, 13:54:26 WIB Barito Kita
Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kaharingan

Baritonews co - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat, budaya dan kehidupan keagamaan masyarakat Hindu Kaharingan. Hal itu disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam pembukaan Rapat Kerja Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Senin (10/08/2026).


Kegiatan tersebut dibuka Bupati melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Herry Jhon Setiawan.

Baca Lainnya :

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan keberadaan LPT-IK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, toleransi dan kepedulian terhadap sesama.


Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik. Namun, keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh kemampuan menjaga jati diri, nilai budaya serta kerukunan masyarakat.


“Pemerintah Kabupaten Barito Utara senantiasa berkomitmen memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian adat, budaya dan kehidupan beragama yang harmonis,” disampaikan dalam sambutan tersebut.


Bupati juga mendorong agar Rapat Kerja LPT-IK menghasilkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembinaan umat, penguatan kelembagaan, pelestarian ritual adat, pengembangan seni budaya, pemberdayaan generasi muda serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Pemkab Barito Utara juga mengajak LPT-IK memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat.


“Kolaborasi yang baik akan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama serta mendukung pembangunan Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Aryosi Jiono Takanabe melaporkan, Rapat Kerja LPT-IK berlangsung selama tiga hari, 9-11 Agustus 2026, dan diikuti 50 peserta. Masing-masing kecamatan mengirimkan lima perwakilan.


Rapat kerja tersebut menjadi forum evaluasi, koordinasi dan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat pembinaan, pengembangan dan pelestarian Tandak Intan Kaharingan di Kabupaten Barito Utara.

(Ant)