- DPC AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat HUT ke-59 Kadiskominfosandi Barut
- DPD LSM KPK RI Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Tidak Ada Tawar-Menawar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Tiga Jembatan Harus Rampung 2029
- Kejutan, Pasar Murah Berubah Menjadi Pasar Gratis, Warga Lahei Senang
- Bupati Tekankan Komunikasi Intensif, Masyarakat Harus Tahu Tahapan dan Jadwal Pembangunan
- Bagian Dari Penataan Kawasan Perkotaan, Pemkab Barut Adakan Pelebaran Jalan
- Perusda Batara Membangun Siapkan Solusi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis
- Ustaz Abdul Somad Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Koyem
- Kajari Barito Utara Ajak Jajaran Perkuat Kekompakan dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
- DMI Barito Utara Dorong Pengurus Masjid Terapkan Manajemen Profesional
Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kaharingan

Baritonews co - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat, budaya dan kehidupan keagamaan masyarakat Hindu Kaharingan. Hal itu disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam pembukaan Rapat Kerja Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Senin (10/08/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Herry Jhon Setiawan.
Baca Lainnya :
- Perkuat Organisasi, LPT-IK Barito Utara Gelar Rapat Kerja 20260
- Lepas Kontingen Jamnas XII, Bupati Barito Utara Pesan Jaga Nama Baik Daerah0
- Kontingen Barito Utara Siap Harumkan Nama Daerah di Jamnas XII 2026 Cibubur, Jakarta Selatan0
- Kaji Tiru ke Kulon Progo, Barito Utara Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan0
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke Bantul, Pelajari Program Ketahanan Keluarga dan Pengelolaan Sampah0
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan keberadaan LPT-IK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, toleransi dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik. Namun, keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh kemampuan menjaga jati diri, nilai budaya serta kerukunan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara senantiasa berkomitmen memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian adat, budaya dan kehidupan beragama yang harmonis,” disampaikan dalam sambutan tersebut.
Bupati juga mendorong agar Rapat Kerja LPT-IK menghasilkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembinaan umat, penguatan kelembagaan, pelestarian ritual adat, pengembangan seni budaya, pemberdayaan generasi muda serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemkab Barito Utara juga mengajak LPT-IK memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi yang baik akan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama serta mendukung pembangunan Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Aryosi Jiono Takanabe melaporkan, Rapat Kerja LPT-IK berlangsung selama tiga hari, 9-11 Agustus 2026, dan diikuti 50 peserta. Masing-masing kecamatan mengirimkan lima perwakilan.
Rapat kerja tersebut menjadi forum evaluasi, koordinasi dan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat pembinaan, pengembangan dan pelestarian Tandak Intan Kaharingan di Kabupaten Barito Utara.
(Ant)
.png)










