- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kaharingan

Baritonews co - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat, budaya dan kehidupan keagamaan masyarakat Hindu Kaharingan. Hal itu disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam pembukaan Rapat Kerja Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Senin (10/08/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Herry Jhon Setiawan.
Baca Lainnya :
- Perkuat Organisasi, LPT-IK Barito Utara Gelar Rapat Kerja 20260
- Lepas Kontingen Jamnas XII, Bupati Barito Utara Pesan Jaga Nama Baik Daerah0
- Kontingen Barito Utara Siap Harumkan Nama Daerah di Jamnas XII 2026 Cibubur, Jakarta Selatan0
- Kaji Tiru ke Kulon Progo, Barito Utara Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan0
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke Bantul, Pelajari Program Ketahanan Keluarga dan Pengelolaan Sampah0
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan keberadaan LPT-IK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, toleransi dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik. Namun, keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh kemampuan menjaga jati diri, nilai budaya serta kerukunan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara senantiasa berkomitmen memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian adat, budaya dan kehidupan beragama yang harmonis,” disampaikan dalam sambutan tersebut.
Bupati juga mendorong agar Rapat Kerja LPT-IK menghasilkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembinaan umat, penguatan kelembagaan, pelestarian ritual adat, pengembangan seni budaya, pemberdayaan generasi muda serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemkab Barito Utara juga mengajak LPT-IK memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi yang baik akan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama serta mendukung pembangunan Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Aryosi Jiono Takanabe melaporkan, Rapat Kerja LPT-IK berlangsung selama tiga hari, 9-11 Agustus 2026, dan diikuti 50 peserta. Masing-masing kecamatan mengirimkan lima perwakilan.
Rapat kerja tersebut menjadi forum evaluasi, koordinasi dan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat pembinaan, pengembangan dan pelestarian Tandak Intan Kaharingan di Kabupaten Barito Utara.
(Ant)
.png)


.jpg)







