- Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 2026
- DPC AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat HUT ke-59 Kadiskominfosandi Barut
- DPD LSM KPK RI Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Tidak Ada Tawar-Menawar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Tiga Jembatan Harus Rampung 2029
- Kejutan, Pasar Murah Berubah Menjadi Pasar Gratis, Warga Lahei Senang
- Bupati Tekankan Komunikasi Intensif, Masyarakat Harus Tahu Tahapan dan Jadwal Pembangunan
- Bagian Dari Penataan Kawasan Perkotaan, Pemkab Barut Adakan Pelebaran Jalan
- Perusda Batara Membangun Siapkan Solusi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis
- Ustaz Abdul Somad Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Koyem
- Kajari Barito Utara Ajak Jajaran Perkuat Kekompakan dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Pelebaran Jalan Pusat Kota Muara Teweh Mulai Direalisasi
.jpg)
BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai merealisasikan program pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh. H Shalahuddin memastikan pekerjaan sudah bergerak meski masih pada tahap awal, usai kegiatan groundbreaking di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (18/02/2026).
Menurutnya, sejumlah ruas yang menjadi prioritas penanganan yakni Jalan Yetrosinseng, Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Pramuka, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Dahlia. Ia menilai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut sudah cukup tinggi, terutama di area pertokoan yang kerap memicu kemacetan dan menyulitkan kendaraan untuk berputar.
“Kondisi inilah yang harus segera kita atasi. Kita ingin daerah kita mampu bersaing dan tidak kalah dengan kabupaten atau kota lain. Penataan kota harus dilakukan secara serius dan terencana,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, saat ini pekerjaan difokuskan pada kegiatan pendahuluan seperti pembongkaran dan penyesuaian pagar kantor pemerintah, pemindahan tiang listrik, serta penataan awal kawasan. Tahap awal ini dilaksanakan melalui mekanisme swakelola sebagai bagian dari kegiatan rutin perangkat daerah.
Sementara itu, untuk pekerjaan fisik berskala besar akan dilaksanakan melalui sistem kontrak. Proses pengadaan barang dan jasa serta lelang disebutnya tengah berjalan.
“Secara administrasi dan prosedural semuanya sudah berproses. Kita tidak menunggu kontrak selesai baru bergerak.
Dari sekarang sudah mulai bekerja. Begitu kontrak turun, kita langsung tancap gas,” tegasnya.
Ia menambahkan, tahapan pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penyelesaian aset milik pemerintah daerah menjadi prioritas pertama, dilanjutkan dengan aset instansi vertikal yang koordinasinya telah dilakukan.
Setelah itu, penanganan aset milik masyarakat akan dilaksanakan dengan pendekatan persuasif.
Proses sosialisasi kepada masyarakat disebut telah berjalan. Penilai tanah (appraisal) juga tengah dalam proses lelang guna memastikan besaran ganti rugi dihitung secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan.
“Semua akan dihitung secara transparan dan akuntabel. Tidak ada yang kita sembunyikan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para Asisten Sekda, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah.
Di akhir pernyataannya, H Shalahuddin mengajak seluruh elemen, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal proyek tersebut agar berjalan lancar dan tepat sasaran. “Mari kita kawal bersama agar pembangunan ini cepat selesai, berkualitas, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.
(Ant)
.png)










