- Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 2026
- DPC AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat HUT ke-59 Kadiskominfosandi Barut
- DPD LSM KPK RI Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Tidak Ada Tawar-Menawar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Tiga Jembatan Harus Rampung 2029
- Kejutan, Pasar Murah Berubah Menjadi Pasar Gratis, Warga Lahei Senang
- Bupati Tekankan Komunikasi Intensif, Masyarakat Harus Tahu Tahapan dan Jadwal Pembangunan
- Bagian Dari Penataan Kawasan Perkotaan, Pemkab Barut Adakan Pelebaran Jalan
- Perusda Batara Membangun Siapkan Solusi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis
- Ustaz Abdul Somad Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Koyem
- Kajari Barito Utara Ajak Jajaran Perkuat Kekompakan dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Teguran Keras Wabup Felix Kepada Kepala Dinas Penyelenggara Kegiatan Yang Tidak Hadir Pada Acara Resmi Di Instansinya Sendiri

BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie, melayangkan teguran keras kepada kepala dinas PENYELENGGARA KEGIATAN yang tidak hadir tanpa alasan jelas dalam agenda resmi pemerintahan, Kamis (29/01/2026), di ruang rapat Setda Barito Utara.
Felix menilai ketidakhadiran Kepala Dinas dalam kegiatan yang secara resmi dibuka pimpinan daerah sebagai sikap tidak Fair dan mencerminkan lemahnya tanggung jawab Struktural.
“Ini tidak fair. Masa pimpinan daerah (Bupati, Wakil Bupati, Sekda atau Asisten) hadir membuka kegiatan, tapi Kepala Dinas Instansi penyelenggara justru tidak hadir dan hanya diwakilkan,” tegas Felix dengan nada kecewa.
Ia menegaskan praktik semacam ini tidak boleh terulang. Menurutnya, jika Kepala Dinas tidak bisa hadir, seharusnya kegiatan tidak perlu dilaksanakan di lingkungan resmi Pemerintah Daerah.
“Saya tidak mau begini dan ini jangan sampai terulang lagi. Kalau kepala dinasnya tidak hadir, silakan laksanakan kegiatan di tempat lain,” ujarnya tegas.
Felix juga menepis alasan klasik yang kerap disampaikan, seperti baru tiba dari luar daerah untuk urusan dinas. Ia mencontohkan dirinya sendiri yang tetap hadir meski baru kembali dari Jakarta.
“Kalau alasannya baru datang dari luar kota, saya juga baru datang dari Jakarta subuh tadi. Ke depan, kalau hanya diwakili lagi, kami juga tidak mau datang,” katanya.
Wakil Bupati menambahkan panitia sebelumnya meminta kehadiran pimpinan daerah secara khusus namun justru kepala dinas sebagai penanggung jawab utama tidak tampak di lokasi.
“Permintaan panitia acaranya spesial, tapi faktanya kepala dinasnya tidak ada. Ke depan tidak boleh seperti itu,” tegas Felix.
Ia menutup pernyataannya dengan nada keras, mempertanyakan komitmen dan etika birokrasi penyelenggara kegiatan.
“Bagaimana ini, kami disuruh datang tapi kadisnya hilang. Kami tidak mau diperdaya,” ucapnya mengakhiri.
(writen by Antian)
.png)










