- Cegah Dampak Stunting, Pemkab Barut Gelar Rapat TPPS Tahun 2026
- DPC AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat HUT ke-59 Kadiskominfosandi Barut
- DPD LSM KPK RI Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Tidak Ada Tawar-Menawar, Bupati Shalahuddin Tegaskan Tiga Jembatan Harus Rampung 2029
- Kejutan, Pasar Murah Berubah Menjadi Pasar Gratis, Warga Lahei Senang
- Bupati Tekankan Komunikasi Intensif, Masyarakat Harus Tahu Tahapan dan Jadwal Pembangunan
- Bagian Dari Penataan Kawasan Perkotaan, Pemkab Barut Adakan Pelebaran Jalan
- Perusda Batara Membangun Siapkan Solusi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis
- Ustaz Abdul Somad Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Koyem
- Kajari Barito Utara Ajak Jajaran Perkuat Kekompakan dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Petani Jadi Kunci, Penguatan Ekosistem Jagung Didorong Lebih Terpadu di Barito Utara

Baritonews.co - Muara Teweh - Peran petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian kembali menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung di Kabupaten Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara ini menghadirkan pesan kuat dari Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan.
Dalam sambutan yang dibacakan, ditegaskan bahwa penguatan ekosistem pertanian jagung tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan petani di lapangan.
Beberapa langkah yang dinilai krusial antara lain peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta penguatan kelembagaan petani.
Pemerintah juga mendorong petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu mencoba pendekatan baru dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Petani memiliki peran sentral. Kami memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” ujar Hery Jhon Setiawan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan pertanian, sekaligus memperkuat posisi Barito Utara dalam mendukung target swasembada pangan tahun 2026.
(Ant)
.png)










