- Pelantikan DPD dan DPK PPNI Barito Utara, Wabup Tekankan Profesionalisme Perawat
- Buka Sosialisasi Kuliah Hybrid dan By Research Pascasarjana ULM Bupati Tekankan Peningkatan Kualitas SDM
- Bupati Shalahuddin Lepas Kontingen O2SN 2026,Titip Harapan Besar untuk Atlet Pelajar Barito Utara
- Pengawasan Distribusi Pertalite Diperketat, SPBU Perusda Muara Teweh Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Perkuat Kerukunan dan Kolaborasi Pembangunan
- Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Dukung Pelebaran Jalan Melalui Konsultasi Publik
- Penutupan Batara Expo 2026,Bupati Ajak Masyarakat Terus Berinovasi untuk Kemajuan Daerah
- Ramah Tamah Hut ke 80 Bhayangkara, Bupati Tekankan Pentingnya Dukungan Masyarakat Untuk Polri
- HUT ke 80 Bhayangkara Presiden Tekankan Transformasi dan Kepercayaan Publik terhadap Polri
- Penataan Kawasan Kumuh di Tiga Rt Kelurahan Lanjas Resmi Dimulai, Warga Terima Sertifikat Relokasi
Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan SIP Pintar Juara pada Peringatan Hardiknas 2026

Baritonews.co - Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wabup Felix Sonadie pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, menyerahkan bantuan Program SIP Pintar Juara kepada sejumlah peserta didik tingkat SD, MI, SMP, dan MTs yang berprestasi, serta bantuan sarana dan prasarana (sarpras) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Sabtu (02/05/2026) di Muara Teweh.
Dalam membacakan amanat Menteri Pendidikan RI, Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional.
“Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” tegas Bupati.
Ia menjelaskan, pendidikan merupakan proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang mulia. Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan manusia. Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, telah meletakkan dasar dan nilai pendidikan melalui sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan dan pembinaan).
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta peradaban. Pendidikan juga merupakan proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian unggul lainnya.
Bupati juga menegaskan bahwa sekolah merupakan sarana penting dalam membangun integrasi dan kohesi sosial melalui layanan pendidikan yang inklusif, holistik, dan saling menghormati.
Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi
“Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Namun demikian, kementerian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, serta lembaga-lembaga yang memiliki komitmen dalam memajukan pendidikan.
Oleh karena itu, pemerintah menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra, baik di dalam maupun luar negeri, yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan baik.
Lebih lanjut disampaikan, berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh tiga hal utama, yaitu mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus.
Tanpa ketiganya, kebijakan yang ada hanya akan menjadi program formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif.
Bupati jugamengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua, menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.
(Ant)
.png)

.jpg)








