- Pelantikan DPD dan DPK PPNI Barito Utara, Wabup Tekankan Profesionalisme Perawat
- Buka Sosialisasi Kuliah Hybrid dan By Research Pascasarjana ULM Bupati Tekankan Peningkatan Kualitas SDM
- Bupati Shalahuddin Lepas Kontingen O2SN 2026,Titip Harapan Besar untuk Atlet Pelajar Barito Utara
- Pengawasan Distribusi Pertalite Diperketat, SPBU Perusda Muara Teweh Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Perkuat Kerukunan dan Kolaborasi Pembangunan
- Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Dukung Pelebaran Jalan Melalui Konsultasi Publik
- Penutupan Batara Expo 2026,Bupati Ajak Masyarakat Terus Berinovasi untuk Kemajuan Daerah
- Ramah Tamah Hut ke 80 Bhayangkara, Bupati Tekankan Pentingnya Dukungan Masyarakat Untuk Polri
- HUT ke 80 Bhayangkara Presiden Tekankan Transformasi dan Kepercayaan Publik terhadap Polri
- Penataan Kawasan Kumuh di Tiga Rt Kelurahan Lanjas Resmi Dimulai, Warga Terima Sertifikat Relokasi
Hadir di Musrenbang Montallat, DPRD Naruk Saritani Dorong Penguatan Insentif Tokoh Adat dan Sosial

BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari PDI Perjuangan, Naruk Saritani, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Montallat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan peran tokoh adat dan sosial, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027, Jumat
(06/02/2026).
Naruk Saritani menyampaikan, berbagai aspirasi tersebut telah dihimpun saat dirinya melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Usulan masyarakat kemudian dibawa dan disampaikan secara resmi dalam forum Musrenbang Kecamatan Montallat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan setempat.
Dalam forum tersebut, Naruk Saritani secara khusus menyoroti perlunya kejelasan dan peningkatan insentif bagi sejumlah unsur masyarakat, seperti damang, mantir adat, penghulu adat, marbot, ketua RT dan RW, serta guru sekolah minggu.
Menurutnya, mereka memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung jalannya pemerintahan di tingkat bawah.
Ia menilai, pemberian insentif yang layak merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab para tokoh tersebut dalam melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai adat dan sosial di lingkungan masing-masing.
Naruk Saritani berharap, aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah, sehingga kesejahteraan para pelayan masyarakat di tingkat akar rumput dapat terus ditingkatkan.
(Ant)
.png)

.jpg)








