- Gerakan Pangan Murah On The Road, Bentuk Kepedulian Pemkab kepada Masyarakat
- Bupati Shalahuddin Lantik Pengurus KADIN Barito Utara Masa Bakti 2026–2031
- DAD Barito Utara Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergi dengan Kejari Muara Teweh
- PAKUWOJO Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Pererat Silaturahmi Warga Jawa di Muara Teweh
- Bupati H. Shalahuddin Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian
- Momentum Idul Adha, Pemkab Barito Utara Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
- Pemkab Barito Utara Optimis Harmonisasi Hadirkan Regulasi Berkualitas
- Rakor Pendidikan di Gunung Timang, Pemkab Barito Utara Tingkatkan Sinergi Pengawasan Sekolah
- Polsek Teweh Tengah Berbagi Kebahagiaan Iduladha 1447 H,Daging Kurban Disalurkan untuk Warga dan Anggota
- 40 Peserta Meriahkan Pawai Tanglong Idul Adha di Muara Teweh
Hadir di Musrenbang Montallat, DPRD Naruk Saritani Dorong Penguatan Insentif Tokoh Adat dan Sosial

BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari PDI Perjuangan, Naruk Saritani, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Montallat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan peran tokoh adat dan sosial, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027, Jumat
(06/02/2026).
Naruk Saritani menyampaikan, berbagai aspirasi tersebut telah dihimpun saat dirinya melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Usulan masyarakat kemudian dibawa dan disampaikan secara resmi dalam forum Musrenbang Kecamatan Montallat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan setempat.
Dalam forum tersebut, Naruk Saritani secara khusus menyoroti perlunya kejelasan dan peningkatan insentif bagi sejumlah unsur masyarakat, seperti damang, mantir adat, penghulu adat, marbot, ketua RT dan RW, serta guru sekolah minggu.
Menurutnya, mereka memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung jalannya pemerintahan di tingkat bawah.
Ia menilai, pemberian insentif yang layak merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab para tokoh tersebut dalam melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai adat dan sosial di lingkungan masing-masing.
Naruk Saritani berharap, aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah, sehingga kesejahteraan para pelayan masyarakat di tingkat akar rumput dapat terus ditingkatkan.
(Ant)
.png)



.jpg)






