DMI Barito Utara Dorong Pengurus Masjid Terapkan Manajemen Profesional

By Redaksi 05 Okt 2026, 11:08:47 WIB Pendidikan
DMI Barito Utara Dorong Pengurus Masjid Terapkan Manajemen Profesional

Baritonews.co - Muara Teweh - Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Barito Utara menggelar Sosialisasi Manajemen Masjid Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengurus masjid di daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Teweh, Senin (05/10/2026), tersebut dibuka oleh Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Alpiansah, yang mewakili Ketua Pimpinan Daerah DMI Barito Utara, H. Alhadi.

Sosialisasi diikuti sekitar 70 peserta yang merupakan perwakilan pengurus masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Barito Utara. Kegiatan menghadirkan Kepala Kantor Kemenag Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., serta tim pengurus Masjid Al Jihad Banjarmasin sebagai pemateri dan narasumber.

Baca Lainnya :

    Dalam sambutannya, H. Alpiansah mengatakan masjid memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat melaksanakan ibadah ritual.

    Menurutnya, masjid juga memiliki fungsi strategis sebagai pusat peradaban, pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Karena itu, diperlukan tata kelola masjid yang profesional, transparan dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

    “Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual semata, melainkan juga sebagai pusat peradaban, pemberdayaan ekonomi umat serta sarana mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

    Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, para pengurus masjid dapat menyerap pengetahuan dan pengalaman baru mengenai tata kelola permasjidan untuk kemudian diterapkan di masjid masing-masing.

    Kehadiran tim dari Masjid Al Jihad Banjarmasin, menurutnya, menjadi kesempatan bagi para pengurus masjid di Barito Utara untuk belajar dari pengalaman pengelolaan masjid yang telah berjalan.

    “Melalui kegiatan sosialisasi hari ini kita berharap dapat menyerap secara maksimal ilmu tata kelola permasjidan,” katanya.

    Ia juga mengajak peserta untuk menerapkan prinsip ATM, yakni Amati, Tiru dan Modifikasi, terhadap berbagai program yang dinilai baik dan relevan untuk dikembangkan sesuai kondisi masing-masing masjid.

    “Kehadiran tim narasumber dari Masjid Al Jihad Banjarmasin, sebuah masjid yang telah terbukti sukses mengelola manajemen ibadah dan pemberdayaan umat secara mandiri dan profesional, tentu menjadi kesempatan emas bagi kita semua untuk ATM ( Amati, Tiru dan Modifikasi) program-program terbaik mereka,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, H. Alpiansah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan moral dan alokasi dana hibah yang diberikan sehingga kegiatan peningkatan kapasitas pengurus masjid tersebut dapat terlaksana.

    Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara atas sinergi dan pembinaan yang terus dilakukan, serta kepada panitia dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan.

    Kepada para peserta, ia berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi sehingga ilmu serta gagasan yang diperoleh dapat benar-benar diterapkan di masjid masing-masing.

    “Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah dan niat tulus kita dalam memakmurkan masjid-Nya,” pungkasnya.

    (Ant)